Waktu adalah salah satu pemberian Tuhan yang paling sering kita kelola dengan tergesa-gesa. Karena itu tidak mengejutkan jika Kitab Suci mengajak kita berdoa agar dapat menghitung hari.
Menghitung hari bukan berarti sibuk mengejar produktivitas, melainkan menata prioritas: Tuhan, keluarga, pekerjaan, dan pelayanan. Semuanya milik Tuhan, termasuk kalender.
Ibadah yang sejati bukan hanya apa yang terjadi pada hari Minggu, tetapi bagaimana hari-hari lain dijalani dengan kesetiaan.