Anugerah berarti keselamatan adalah pemberian, bukan upah. Ini bukan detail teologis yang jauh dari hidup sehari-hari; justru inilah yang menentukan bagaimana kita memandang diri, kegagalan, dan orang lain.
Bila keselamatan adalah upah, maka kehilangan satu pekerjaan baik berarti kehilangan jaminan. Bila keselamatan adalah anugerah, maka pekerjaan baik adalah buah syukur, bukan syarat penerimaan.
Karena itu kita tidak perlu menyembunyikan kegagalan, dan tidak perlu membangun identitas dari pencapaian.